Menabung Itu Susah-Susah Gampang

Pada dasarnya, menabung itu ialah susah-susah gampang namun harus dilakukan oleh setiap orang, baik pribadi maupun keluarga namun sesuai dengan batas idealnya. Hanya saja, ini tak berarti harus memiliki tabungan sebanyak-banyaknya dan kemudian melupakan kebutuhan finansial lainnya, terutama kebutuhan-kebutuhan utama, seperti biaya hidup.
Ilustrasi: Menabung itu Penting
Ada yang beranggapan bahwa menabung adalah hal yang tidak penting bagi orang yang sudah bisa mengatur arus kasnya. Sebaliknya menjadi hal yang sangat penting bagi orang yang boros, selalu merasa kekurangan di akhir bulan, karena harus berusaha keras memperbaiki dan mengatur arus penguluaran agar gajinya cukup serta dapat menabung.
Seperti yang diungkapkan di atas, terdapat hal unik antara menabung itu perlu dan tidak perlu. Tidak ada yang salah dengan pernyataan-pernyataan tersebut, akan tetapi pada kenyataannya setiap orang perlu untuk menabung meski mempunyai rencana keuangan atau tujuan keuangan yang berbeda-beda. Misalnya, jika anda ingin membeli barang, kendaraan, rencana menikah, membeli rumah, dana pendidikan anak dan pensiun. Rencana-rencana tersebut tentu harus dipersiapkan dengan benar, agar dapat tercapai. Salah satu caranya ialah dengan memisah rencana tersebut sesuai dengan jangka waktunya. Jika waktunya kurang dari 1 tahun, disebut rencana jangka pendek. Jika waktunya antara 1 sampai 5 tahun, disebut rencana jangka menengah. Terakhir lebih dari 5 tahun, disebut rencana jangka panjang.
Menurut perencana keuangan terkemuka Amerika Serikat, Robert T. Kiyosaki mengatakan bahwa menabung itu salah. Hal tersebut dapat diartikan bahwa menabung menurut Robert tidak penting untuk dilakukan. Hal ini tentu menjadi kontradiktif bukan dengan ulasan yang akan kita bahas? Lantas mengapa dewasa ini membahas bahwa menabung itu penting dilakukan?
Sesuai dengan pertanyaan di awal tentang arti menabung, bahwa menabung merupakan hal yang penting namun sesuai dengan batas idealnya. Hal yang dimaksud oleh  penulis buku terkenal, Quadrant Cashflow tersebut bahwa menabung ialah tidak penting jika anda telah memahami batas ideal menabung. Lalu apa yang dimaksud dengan batas ideal tersebut?
Beberapa perancana keuangan sering mengatakan ideal tabungan (batas ideal menabung) yang harus dimiliki oleh setiap orang ialah jumlah tabungan sebanyak minimal 6 bulan biaya hidup maksimal 1 tahun biaya hidup anda. Perhatikan ilustrasi di bawah ini:
  1. Coba hitung biaya pengeluaran dalam sebulan? Misal, Rp 5.000.000 perbulan. Maka jumlah tabungan amda sebaiknya berkisar Rp 30.000.000 - Rp 60.000.000.
  2. Selain itu, ditambah lagi dengan jumlah utang jangka pendek atau bisa juga kartu kredit, Maka tabungan anda sebaiknya minimal 1 kali dari utang jangka pendek maksimal 2 kali dari utang jang pendek.
Adapun tujuan kita harus mempunyai jumlah tabungan sesuai dengan ilustrasi, yakni sebagai dana darurat atau cadangan anda, terutama bagi anda yang masih menjadi kalangan bangsawan (bangsa karyawan). Jumlah tabungan tersebut diharapkan dapat menjadi financial back up saat terjadi kemungkinan buruk seorang bangsawan, yaitu PHK. Sehingga dengan jumlah tabungan tersebut diharapkan dapat membiayai hidup anda selama masa mencari pekerjaan baru.
Jika anda telah memiliki tabungan dengan jumlah 6 kali-12 kali biaya hidup bulanan, ini merupakan pertanda bahwa anda harus berhenti menabung dan saatnya berfokus kepada tujuan-tujuan finansial anda. Menyimpan uang di tabungan hanya akan memperlambat anda untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut. Dalih-dalih dengan menabung sebanyak-banyaknya akan membuat semakin kaya, justru akan membuat uang anda akan terus berkurang tergerus inflasi, administrasi rekening dan suku bunga yang rendah.
Lalu apa yang harus dilakukan apabila sudah memiliki tabungan yang ideal?
Langkah yang harus niners lakukan ialah BERSEGERALAH INVESTASI!
Mengapa investasi? Karena dengan berinvestasi akan mempercepat anda mencapai tujuan finansial yang telah direncanakan,  baik rencana jangka pendek, menengah bahkan panjang. Tak berehnti sampai di situ, dengan berinvestasi akan mensegerakan kita sampai pada kebebasan finansial. Menantang bukan?
Sudah saatnya kita bijak mengelola keuangan dan segera capai kebebasan finansial demi kehidupan yang lebih baik. Akan tetapi hal tersebut akan menjadi susah-susah gampang, jika tak mempunyai komitmen yang kuat dan melewati langkah yang pertama, yaitu menabung sesuai dengan batas idealnya.
Share on Google Plus

About KasatMata

0 komentar:

Posting Komentar