Palembang Siap Menyongsong Asian Games 2018

Palembang (KasatMata.com) - Sebagai salah satu tuan rumah Asian Games 2018, Palembang cukup percaya diri menggelar kejuaraan empat tahunan ini. Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin, bahkan berani pamer kesiapan di hadapan delegasi Dewan Olimpiade Asia atau OCA.

Sumber: Ytimg.com

"Inilah kondisinya. Perwakilan OCA juga sudah melihat secara langsung persiapan yang kami lakukan. Rapat juga berjalan dengan cepat karena persiapan dianggap berjalan dengan baik," kata Noerdin, pada rapat koordinasi, di Griya Agung, Palembang, kemarin.

Pada kesempatan itu, ia menjelaskan secara rinci berbagai hal yang dilakukan saat ini. Ada dua hal yang selama menjadi sorotan yaitu pembangunan arena lapangan tembak dan lokasi pertandingan cabang olahraga rowing dan kano.

Berdasarkan pantauan di lapangan yaitu di Jakabaring Sport City, arena lapangan tembak yang sebelumnya ada termasuk untuk Islamic Solidarity Games (ISG) dibongkar dan dibangun ulang.

"Persentase pembangunan hingga saat ini mencapai kurang lebih 12 persen. Persentase ini hanya dikhususkan untuk lapangan bukan pendukung lainnya," jelas Noerdin seperti dikutip dari Antara.

Untuk lokasi rowing dan kano, pembangunannya juga dikebut. Danau yang ada saat ini diperpanjang. Rombongan dari OCA yang dipimpin langsung Ketua Komisi Koordinasi OCA, Tsunekazu Takeda, bahkan sudah melihat secara langsung. Untuk perwakilan pemerintah diwakili Sesmenpora Gatot S Dewa Broto.

"Untuk masalah transportasi juga kami siapkan. LRT pembangunannya juga sudah berjalan. Progresnya juga bisa dilihat langsung dari bandara hingga Jakabaring Sport City," kata Noerdin.

Sementara itu, untuk arena bola boling Asian Games XVIII/2018 di Kompleks Olahraga Jakabaring, Palembang, ditargetkan selesai November 2017. Ini dilakukan agar dapat mengikuti proses sertifikasi dari FIQ sebagai induk olahraga itu secara internasional. Sebabnya, proses sertifikasi itu harus selesai delapan bulan sebelum pelaksanaan.

"Mengapa diminta November, karena saya khawatir ada pengaruh cuaca sehingga pengerjaan jadi molor," kata Vice Director of Sport Department Inasgoc, Lukman Niode di Palembang, di sela-sela pertemuan Dewan Olimpiade Asia (OCA) dengan Panitia Penyelenggara Asian Games Indonesia (Inasgoc).

Sertifikasi ini bukan perkara mudah karena setiap federasi internasional cabang olahraga telah menetapkan standarnya. Untuk itu, panitia penyelenggara dalam membangun arena diminta melibatkan delegasi teknik (TD) dari induk cabang olahraga federasi internasionalnya masing-masing.

Inasgoc juga berharap keaktifan dari pengurus besar cabang olahraga untuk mendatangkan tim TD internasional beberapa kali ke Palembang dalam proses pembangunan.

"Seperti di Palembang, saat ini lagi bangun boling dan dayung, tentunya harus didampingi TD supaya arena yang dibangun hampir pasti tersertifikasi," tuturnya.

Tirto.id
Share on Google Plus

About KasatMata

0 komentar:

Posting Komentar